Archives

Hitung Cepat

Sekedar sharing wawasan untuk anak didik kita

Pada suatu kali Pak Guru ( Matematika ) masuk kedalam kelas. ” Selamat Pagi anak-anak”. Selamat Pagi Pak Guru. Silahkan berdo’a dulu dipimpin ketua kelas. Pak Guru mengabsen peserta didik dilanjutkan appersepsi tentang “Perkalian ” .

Dengan semangat kurikulum 2013 Pak Guru membagi siswa dalam 9 kelompok ( K1-9 ). Kemudian K1,3,5,7 diminta menghitung dengan cara bersusun, sedang K2,4,8 menghitung pakai kalkulator sementara K9 diajari cara jitu non konvensional.

Pak Guru menugasi anak-anak.  Silahkan anak-anak hitung dan diskusikan, nilai dari ! :

21 x 29 = ….   34 x 36 = ….    44 x 46 = ….    57 x 53 = ….  67 x 63 = ….     72 x 78 = ….    82 x 88 = ….  91 x 99= ….

Pak Guru memantau aktivitas siswa. Konon K9 menyelesaikan lebih cepat dari K genap. Pak Guru kemudian memberi reward K9 dan disambut tepuk tangan oleh anak-anak didik. Coba jelaskan pada teman-temanmu bagaimana cara kalian menghitung secepat itu!
Dengan semangat, juru bicara K9 berpresentasi: Perkenalkan, kami kelompok 9 dengan juru bicara Mahir menyampaikan hasil kerja kelompok sebagai berikut: 34 x 36 = 1224; … dst, 21 x 29 = 609. Mahir menjelaskan dengan lantang dan lancar. Rupa-rupanya 21 x 29 dihitung dengan rumus hukum distributif ( 21 x 29 = 21 x ( 30 -1) = 630 – 21 = 609, sedang 34 x 36 dihitung dengan cara ( 3 + 1 ) x 3 = 12 dan 4 x 6 = 24, jadi 34 x 36 = 1224. Bagus-bagus kata Guru, itulah manfaat kalian belajar konsep dan menerapkan konsep itu untuk memecahkan masalah.Dst sampai pelajaran selesai dan ditutup. Singkat cerita, demikianlah sharing cerita maya implementasi K13. Semoga bermanfaat!

Advertisements

Renungan Pendidikan

Kecamatan Watukumpul merupakan kecamatan yang berlokasi di sebelah selatan Kabupaten Pemalang, tepatnya sebelah Timur kecamatan Belik dan sebelah selatan kecamatan Bodeh. Ya, tepatnya di Tlatah Gunung Banowati.

Dalam hal pendidikan, di kecamatan Watukumpul terdapat 3 sekolah SMP Negeri Reguler ( yaitu SMP Negeri 1, 2, 3 Watukumpul ) dan 1 SMPN Satap Tlagasana, serta 1 SMP Terbuka Watukumpul. SMA / SMK Negeri belum dibangun oleh Pemerintah di Watukumpul, namun ada 1 SMK Swasta yang tergolong baru. Mudah-mudahan tahun mendatang di Watukumpul dibangunkan sekolah SMK Negeri sehingga anak-anak didik di Watukumpul setelah menamatkan sekolah di jenjang SMP/MTs banyak tertampung di SMK. Transportasi publik yang kurang mendukung dengan kondisi geografis pegunungan berbatu tentu menghambat kemajuan daerah ini dalam hal pendidikan. Namun, dengan semangat yang tinggi untuk memperbaiki masa depan maka rintangan dan hambatan tidak menjadi penghalang untuk menggapai kemajuan.

Untuk meningkatkan kualitas SDM dan APK/APM, keberadaan sekolah negeri dan swasta yang ada untuk jenjang paud/tk, SD/MI, SMP/MTs dan SLTA sangatlah dibutuhkan. Kesadaran masyarakat untuk memenuhi panggilan wajib belajar Dikdas dan Dikmen juga sangat dibutuhkan. Namun jangan lupa, ada keunggulan mutiara Watukumpul yang bersinar cemerlang di Kabupaten Pemalang dan patut dibanggakan untuk menjadi potensi kemajuan daerah. Melalui kebersamaan lintas sektoral dan pendidikan, kita dapat mewujudkan visi dan misi Kabupaten Pemalang. Berikut liputan admin menuju bangkitnya kemajuan pendidikan di Watukumpul dalam suatu pameran pendidikan di Kec. Watukumpul Tahun 2013. Selamat kepada jajaran pendidikan dan lintas sektoral atas sinergi kebersamaannya bersama Mutiara Majakerta-Mutiara Pemalang Ikhlas.

Pameran Hardiknas Kec. Watukumpul 2013

Pameran Hardiknas Kec. Watukumpul 2013